Deklarasi Kongres Kebudayaan Desa

Peluncuran 21 buku dan “Deklarasi Arah Tatanan Indonesia Baru dari Desa” menjadi puncak dari rangkaian Kongres Kebudayaan Desa (KKD) 2020. Acara yang digelar di Kampung Mataraman, Panggungharjo, Bantul, Sabtu (15/8/20) tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyudi Anggoro Hadi, Kepala Desa Panggungharjo, sebagai tuan rumah penyelenggaraan KKD, mengatakan, “Desa adalah masa depan dunia.” Pernyataan itu dilandasi dari tiga hal yang tak ada di kota, tapi dimiliki desa. Komoditi strategis tersebut, yaitu air bersih, udara bersih, dan pangan sehat yang dimiliki desa. Meski demikian, Wahyudi mengungkapkan, masih ada kebijakan dari pemerintah yang belum tepat dalam menangani desa.

Pernyataan tersebut dibenarkan oleh Menteri Desa. “Kebijakan pemerintah akan berdaya bila berbasis permasalahan yang ada di desa, bukan didasarkan pemikiran elit,” kata Menteri.

Pada acara yang dimoderatori Andy F. Noya itu, diungkapkan rekomendasi cara untuk mewujudkan kemandirian desa. Yaitu, melalui kedaulatan politik dan pemerintahan desa, kedaulatan ekonomi desa, dan kedaulatan data desa. 

Sebagai puncak kegiatan KKD, acara disambut meriah khalayak. Antusiasme masyarakat dibuktikan dengan banyaknya pemirsa deklarasi. Disiarkan umum melalui kanal YouTube, gelaran ini disaksikan oleh seribu lebih pemirsa. 

Dalam deklarasi, Menteri Desa sangat mengapresiasi digelarnya acara KKD. Dengan mengutip Bung Hatta, ia berkata, “Indonesia tak akan terang karena obor di Jakarta. Tetapi, Indonesia akan bercahaya karena lilin-lilin di desa.” Ia pun optimis ekonomi Indonesia akan mengalami percepatan melalui pembangunan di desa.

Berlangsung selama dua bulan setengah, KKD menjadi pertemuan antara pemangku desa, pemikir, hingga akademisi. Dimulai sejak 1 Juni 2020, KKD mengajak perwakilan masyarakat adat, akademisi, peneliti, penulis hingga budayawan untuk bertukar pikiran dan mengurai masalah terkait isu desa secara menyeluruh. Di penghujung acara, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhajir Effendy dengan membacakan deklarasi “Arah Tatanan Indonesia Baru dari Desa”.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *