Solidaritas Ekonomi

Komitmennya pada pemberdayaan ekonomi masyarakat tidak perlu diragukan. Karena itu, sebagian besar hidupnya didedikasikan di lingkup Bina Swadaya. Lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang fokus pada pembangunan masyarakat. Terutama melalui pengembangan ekonomi mikro dan agribisnis. Konsepnya berupa solidaritas ekonomi, yang dinilai lebih ramah pada masyarakat. Sehingga konteks perekonomian tidak hanya menghitung angka laba-rugi, tapi juga berusaha mempersempit ketimpangan kemiskinan berbasis nilai kesetaraan (equality).

Nama lahirnya Emilia Tri Setyowati Nugrahaningrum, namun ia lebih dikenal dengan nama ringkasnya, Emilia Setyowati. Kariernya di Bina Swadaya bisa dibilang komplit. Di antaranya sebagai direktur Wisma Hijau dan kini sebagai sekretaris eksekutif Yayasan Bina Swadaya. Selain itu ia juga aktif di UnLtd Indonesia. Organisasi yang memberikan kesempatan pada usaha sosial (social enterprise) untuk mengembangkan bisnisnya agar berkelanjutan dan berdampak baik. Salah satu peran Emilia di organisasi ini sebagai mentor.

Keterlibatannya di dua lembaga tersebut menggambarkan bagaimana prinsip yang dipegang lulusan Institut Pertanian Bogor ini. Baginya perekonomian masyarakat harus diberdayakan sejak dari bawah. Karena itu, masyarakat butuh pendampingan, pelatihan, sarana, dan iklim bisnis sosial yang mendukung. Emilia yakin bahwa masyarakat yang berdaya, akan punya kemampuan adaptasi yang baik dalam beragam kondisi. Dan untuk mewujudkan itu, butuh kerja sama yang kolaboratif.

Pada Kongres Kebudayaan Desa ini, Emilia Setyowati menjadi narasumber di hari kelima, 5 Juli 2020 dengan topik Revitalisasi Desa: Merajut Desa Membangun sebagai Bagian Gerakan Global .

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *