Jaringan untuk Solidaritas Ekonomi

Bisnis pengembangan sosial merupakan konsen utamanya. Lebih dari 25 tahun, ia telah berkecimpung di bidang tersebut. Mulai sebagai aktivis, manajemen, hingga konsultan. Kini fokusnya pada advokasi publik tentang ekonomi solidaritas sosial. Sebuah inisiatif ekonomi alternatif, yang melibatkan masyarakat di pusat pembangunan. Hal yang ia rumuskan dari sebagian besar pengalamannya di manajemen proyek, pemberdayaan masyarakat, dan analisis kebijakan.

Dr. Ir. Eri Trinurini Adhi, M.Sc, juga telah terlibat di berbagai organisasi, baik nasional maupun internasional. Bekerjasama dengan lembaga pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat (LSM). Di antaranya aktif sebagai anggota dewan di Yayasan Bina Swadaya dan ASEAN Solidarity Economy Council (ASEC) sebagai bagian dari RIPESS. Jaringan antarbenua untuk promosi ekonomi solidaritas sosial.

Baginya, perekonomian dengan tipe solidaritas ekonomi tidak hanya berpaku pada Gross Domestic Product, tapi juga equality. Karena itu, dalam pengembangannya, sangat butuh jejaring. Dimulai dari melibatkan gerakan perempuan, kelompok lokal, pemuda, universitas, pemerintah, legislatif, LSM, hingga organisasi internasional.

Kedekatannya pada perekonomian solidaritas dan pelibatan masyarakat desa, tak lepas dari jejak studinya. Eri merupakan lulusan Jurusan Peternakan, Institut Pertanian Bogor pada 1984. Selepas itu, tahun 2000 ia menyelesaikan studi master Agriculture Rural Development di Georg August University of Gottingen, Jerman. Dan sejak 2004, ia menyandang gelar doktor di bidang yang sama dari kampus tersebut.

Pada Kongres Kebudayaan Desa ini, Eri Trinurini Adhi menjadi narasumber di hari kelima, 5 Juli 2020 dengan topik Revitalisasi Desa: Merajut Desa Membangun sebagai Bagian Gerakan Global.

(Sumber foto: Facebook)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *