Nirwan Ahmad Arsuka dikenal sebagai budayawan yang sangat peduli pada kesadaran literasi. Alumni Teknik Nuklir Universitas Gadjah Mada ini, mendirikan Pustaka Bergerak untuk mengubah mitos minat baca masyarakat Indonesia rendah. Sebuah jaringan literasi yang berdarma keluar-masuk kampung, lereng gunung, dan antar pulau untuk menjawab kebutuhan literasi bagi anak-anak. Pada tahun 2017, Pustaka Bergerak sudah memiliki 300 simpul relawan. 

Sebagai budayawan, ia rajin menuliskan pemikirannya tentang fenomena kebudayaan di Harian Kompas dan Jurnal Cipta. Bahkan ia juga sempat menjadi kurator di Bentara Budaya milik Kompas selama lima tahun, 2001-2006. Sedang gagasannya yang lebih terstruktur secara akademik bisa disimak di International Journal of Asian Studies dan Inter-Asia Cultural Studies Journal.

Pada Kongres Kebudayaan Desa, Nirwan Arsuka akan menjadi pembicara di hari kelima, 6 Juli 2020 dengan topik KEBUDAYAAN: Mengkonstruksi Ulang Alam Pikiran Nusantara sebagai Basis Peradaban dan Tata Nilai Indonesia Baru.

(Sumber foto : Indonesia 2045)

Share